Tentang Buku Ini
Modul ini mengajak siswa SMA membaca leksikon pangan tradisional Jawa Timur — mulai dari nasi jagung dan rawon di Probolinggo, nasi sodu dan sate lalat di Situbondo, tape dan dodol tape di Bondowoso, hingga nasi punel dan opak gambir di Pasuruan — bukan sekadar sebagai kosakata, melainkan sebagai jendela untuk memahami budaya dan lingkungan tempat makanan itu tumbuh.
Modul ini disusun berdasarkan data penelitian nyata: dokumen publik, dan wawancara dengan pelaku usaha pangan, pengelola UMKM/wisata, dan guru Bahasa Indonesia di empat wilayah. Setiap contoh yang digunakan berasal dari data yang terverifikasi, sehingga siswa belajar tidak hanya berbahasa, tetapi juga berpikir kritis terhadap sumber informasi.
Empat tahap kegiatan — Mengenali, Menafsirkan, Menghubungkan, dan Mencipta — digunakan secara konsisten di setiap unit agar siswa terbiasa bergerak dari mengenal kosakata menuju menghasilkan karya berbasis bukti. Selamat menggunakan modul ini; semoga pangan lokal menjadi pintu masuk yang hangat dan bermakna menuju literasi bahasa, budaya, dan ekologi.
Informasi Detail
| Judul Buku |
Modul Literasi Ekokultural Berbasis Leksikon Pangan Tradisional Jawa Timur untuk Siswa SMA |
| Penulis |
Dr. Achmad Fawaid, S.S., M.A., M.A.
Dedin Finatsiyatull Rosida
|
| Kategori |
Pendidikan |
| Tahun Terbit |
2026 |
| ISBN |
- |
| Jumlah Halaman |
82 halaman |
| Media Terbitan |
Digital |
| Tahun Terbit |
2026 |
| Dimensi |
15.5 x 23 cm |
| Jenis Cover |
Physical |
| Stok |
20 tersedia
|