Tentang Buku Ini
Melampaui Warna Kulit: Jejak-Jejak Teologi Anti-Rasisme dalam Kristen dan Islam untuk Indonesia merupakan kajian yang berupaya mempertemukan refleksi teologis dengan persoalan rasisme dan ketidakadilan sosial. Buku ini membandingkan pemikiran James H. Cone melalui Black Theology di Amerika Serikat dan Farid Esack melalui Teologi Pembebasan Islam di Afrika Selatan. Keduanya berangkat dari pengalaman ketertindasan rasial untuk menafsirkan kembali sumber-sumber keagamaan sebagai landasan perjuangan melawan diskriminasi.
Pembahasan buku mencakup problematika teologis dalam Kristen dan Islam, konsep Black Theology Cone, Teologi Pembebasan Islam Esack, serta analisis persamaan dan perbedaan keduanya, termasuk konteks historis, basis teologi, hermeneutika, dan bentuk perjuangan. Kajian kemudian dikontekstualisasikan pada realitas Indonesia dengan membahas rasisme terhadap masyarakat Asli Papua dan etnis Tionghoa, sebelum merumuskan konstruksi Teologi Anti-Rasisme yang relevan bagi masyarakat Indonesia.
Buku ini menegaskan bahwa teologi tidak semestinya berhenti pada wilayah doktrinal, tetapi perlu hadir dalam pengalaman manusia dan berpihak pada perjuangan melawan penindasan, diskriminasi, serta ketidakadilan. Melalui pendekatan kritis dan komparatif, buku ini mengajak pembaca membangun kesadaran keagamaan yang inklusif, berkeadilan, dan menjunjung tinggi martabat setiap manusia tanpa membedakan warna kulit, ras, maupun identitas. 978-623-8734-50-4
Informasi Detail
| Judul Buku |
Melampaui Warna Kulit: Jejak-Jejak Teologi Anti-Rasisme dalam Kristen dan Islam untuk Indonesia |
| Penulis |
|
| Kategori |
Pendidikan |
| Tahun Terbit |
2025 |
| ISBN |
978-623-8734-50-4 |
| Jumlah Halaman |
488 halaman |
| Media Terbitan |
Digital |
| Tahun Terbit |
2025 |
| Dimensi |
- |
| Jenis Cover |
Physical |
| Stok |
Habis
|