Tentang Buku Ini
Mengapa sebuah ajakan untuk memberi ruang bagi bumi untuk bernapas terasa lebih menyentuh daripada deretan angka emisi? Mengapa kampanye lingkungan yang terus menakut-nakuti justru dapat membuat orang berpaling?
Buku ini mengajak pembaca menelusuri kekuatan kata dalam krisis iklim melalui kacamata linguistik kognitif dan ekolinguistik. Berangkat dari kampanye digital Earth Hour Malang di Instagram, buku ini memperlihatkan bagaimana metafora menggeser kedudukan bumi dari objek menjadi subjek: bumi yang bernapas, sakit, terluka, pulih, dan lahir kembali. Lima keluarga metafora, yaitu personifikasi, ruang, ekonomi, gerak, dan kelahiran kembali, ditelaah lengkap dengan peluang dan risikonya, lalu dirangkai menjadi strategi komunikasi mitigasi bencana dan masalah lingkungan di era digital.
Setiap bab dilengkapi subbab Dari Kata ke Aksi, rangkuman, latihan, dan bacaan lanjutan. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, pendidik, peneliti, pegiat kampanye, dan siapa saja yang ingin mengubah kata menjadi aksi nyata untuk bumi. Ditulis dengan bahasa yang lugas dan didukung rujukan ilmiah mutakhir, buku ini menjembatani kajian akademis dan praktik komunikasi lingkungan di Indonesia.
Informasi Detail
| Judul Buku |
Beri Ruang untuk Bumi: Mengubah Kata Menjadi Aksi Nyata |
| Penulis |
Hanum Lintang Siwi Suwignyo, S.Pd., M.A.
Nisa Hanum Mufida, M.Hum.
|
| Editor |
Dr. Achmad Fawaid, S.S., M.A., M.A.
|
| Kategori |
Sastra |
| Tahun Terbit |
2026 |
| ISBN |
- |
| Jumlah Halaman |
277 halaman |
| Media Terbitan |
Digital |
| Tahun Terbit |
2026 |
| Dimensi |
15,5 x 23 cm |
| Jenis Cover |
Physical |
| Stok |
20 tersedia
|
Tim Penyusun Buku
Hanum Lintang Siwi Suwignyo, S.Pd., M.A.
Nisa Hanum Mufida, M.Hum.
Dr. Achmad Fawaid, S.S., M.A., M.A.